PT WIdodo Makmur Perkasa, Tbk mendapatkan penghargaan Sun Energy Award dalam upaya pemanfaatan energi terbarukan dalam industri peternakan - WMP

Penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam industri peternakan di Tanah Air memiliki potensi dan peluang yang besar lo Sobat AgriVisi!

 

Untuk merespon hal tersebut, Sun Energy menggelar kegiatan Green Future Festival untuk memberikan penghargaan kepada para pelaku industri yang telah menerapkan praktik keberlanjutan, khusus dalam pemanfaatan EBT. Festival berlangsung pada 29-30 Oktober 2022 di Hutan Kota Gelora  Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

 

PT Widodo Makmur Perkasa, Tbk (WMP) sebagai perusahaan consumer goods and agriculture commodities di Indonesia terpilih menjadi salah satu perusahaan yang diberikan penghargaan untuk kategori Green Poultry Business of The Year. Perusahaan ini berdiri pada 1995. Lima bisnis utamanya yaitu peternakan sapi terintegrasi, pengolahan daging modern, peternakan unggas terintegrasi, komoditas pertanian, serta konstruksi dan energi.

 

Yuyu Y. Kasim, Vice CEO, PT Langgeng Makmur Perkasa, anak usaha WMP menjelaskan, Perusahaan memiliki impian menjadi yang terdepan sebagai industri pangan berkelanjutan. Menurut Yuyu, hal tersebut sejalan dengan upaya masyarakat global dalam memperbaiki dan menjaga kelestarian bumi sesuai dengan prinsip sustainable development goals (SDGs).

 

“Sebagai bentuk nyata dalam mencegah perubahan iklim, kami menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui instalasi solar panel. Hingga saat ini lini bisnis perusahaan telah memanfaatkan solar panel dengan kapasitas bervariasi mulai dari 250 KWp hingga 5,0 MWp untuk memasok kebutuhan energi internal perusahaan. Instalasi solar panel telah dan akan terus dilaksanakan tidak hanya di lini bisnis unggas, tetapi di seluruh lini bisnis perseroan” urai Yuyu rinci.

 

Sobat AgriVisi, penganugerahan Green Future Festival juga menjadi sebuah upaya bersama untuk mendorong capaian net zero emission 2060. Pada tahun tersebut diharapkan semua pihak termasuk industri telah beralih ke sistem operasional yang ramah lingkungan.

 

Selain pemanfaatan EBT, WMP menerapkan pula konsep circular economy. Yakni, perusahaan yang memiliki visi Provide Food for the Nation itu meminimalisir hasil limbah dan memanfaatkan kembali limbah yang dihasilkan sebaik mungkin.

 

Salah satu contohnya adalah penggunaan kotoran ternak yang dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik yang kaya akan manfaat.

 

Penelitian dan pengembangan (Litbang) untuk inovasi dalam bidang keberlanjutan juga terus dilakukan lo Sobat AgriVisi! Seperti, rencana pengembangan Bio-CNG yang sedang berjalan hingga rencana pemanfaatan EBT lainnya seperti wind turbine.

 

Penggunaan energi baru terbarukan (renewable resources) tersebut terus dilakukan untuk mendukung industri pangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here