Syahrul Yasin Limpo, generasi muda didorong mengambil peran di bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif.

Sinergi pemerinta dengnan perguruan tinggi sangat penting dalam membangun pertanian. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Makassar (UIM) sebagai tindak lanjut memperluas sinergi dengan perguruan tinggi dalam membangun pertanian yang maju.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda sebagai sumber daya manusia (SDM) pertanian dalam peningkatan produksi pertanian melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama dengan UIM meliputi beberapa subsector, diantaranya Direktorat Tanaman Pangan, Direktorat Perkebunan, Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, saat ini para generasi muda telah masuk di era teknologi digital sehingga perlu beradaptasi dalam memanfaatkan peluang dan memenangkan kompetisi. Para generasi muda didorong mengambil peran, khususnya di bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif.

“Pertanian saat ini tidak sama lagi dengan pertanian sebelumnya. Kita masuk pertanian internet of thinking, menggunakan artificial intelegent, satelit sudah main, pertanian itu keren,” ujar Mentan SYL dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-55 sekaligus Wisuda Sarjana dan Profesi, Pascasarjana Mahasiswa UIM dan penandatangan MoU Kementan dengan UIM, Sabtu (5/6).

Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini mendorong lulusan UIM terlibat dalam kemajuan sektor pertanian hulu-hilir dengan membangun pertanian berskala ekonomi dan bisnis melibatkan teknologi pertanian modern. “Pertanian itu bukan hanya tentang makan. Pertanian itu lapangan kerja. Pertanian itu memperkuat perekonomian suatu daerah, dalam krisis apapun jawabannya panganmu aman,” tegas SYL.

UIM salah satu perguruan tinggi yang menjadi rumah inovasi teknologi dan mengorganisir petani ke dalam korporasi pertanian. Rektor UIM, Andi Majdah M Zain mengatakan, SDM memberikan supporting sistem yang penting dalam menggerakkan organisasi.

“UIM terus berupaya meningkatkan tenaga dosen serta terus meningkatkan kemampuan dalam skill dalam penguasaan teknologi dan informasi sehingga mampu menopang kinerja UIM yang lebih baik, efisien dan optimal,” ucapnya.

Saat ini, ungkap Majdah, UIM telah membangun sistem terintegrasi meliputi sistem akademik, learning management system, informasi keuangam dan kepegawaian, serta ditunjang penyediaan internet di setiap sudut kampus.

“Melalui MoU dengan Kementan, kita berharap UIM dapat meningkatkan perannya dalam masyarakat dan melahirkan sarjana yang kompetitif dan penelitian yang inovatif yang bisa dimanfaatkan dalam dunia pertanian,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here